Jumat, 23 April 2010

BAHAN BLOG

1. Non-random arrangement of components or parts interconnected in a manner as to constitute a system identifiable as a unit.

Organisasi adalah penyusunan yg tidak acak atas komponen-komponen atau bagian-bagian yang saling terhubung untuk membentuk system yang bisa diidentifikasi sebagai sebuah unit.

2. Social unit of people, systematically arranged and managed to meet a need or to pursue collective goals on a continuing basis. All organizations have a management structure that determines relationships between functions and positions, and subdivides and delegates roles, responsibilities, and authority to carry out defined tasks. Organizations are open systems in that they affect and are affected by the environment beyond their boundaries

Unit social dari orang-orang yang secara sistematis disusun dan diatur untuk memenuhi kebutuhan atau untuk mencapai tujuan tertentu yang terus berlanjut. Semua organisasi memiliki struktur manajemen yang menentukan hubungan antara fungsi dan posisi, dan subdivisi dan mendelegasikan peran, tanggung jawab dan kewenangan untuk menyelesaikan tugas tertentu.

3. Organization is consciously coordinated social unit, composed of two or more people that functions on a relatively continues basis to achieve a common goal / set of goals.

Organisasi adalah unit social yang dikoordinasikan dengan sengaja, terdiri dari dua orang atau lebih yang berfungsi secara terus menerus untuk mencapai tujuan umum atau beberapa tujuan.
ORGANISASI

Tujuan dan Manfaat Organisasi
Pengorganisasian dilakukan dengan tujuan agar suatu proses pekerjaan yang dikehendaki dapat mencapai tujuan yang telah diatur, disusun, ditetapkan. Semnetara itu, manfaat yang dapat diperoleh dari pengorganisasian ini adalah agar pelaksanaan tugas dilakukan dengan lebih baik dan teratur, koordinasi pelaksanaan pekerjaan dapat lebih baik, pengawasan pelaksanan pekerjaan dapat efektif dan efisien dan tujuan yang telah ditetapkan dapat tercapai



Pengertian Organisasi

Organisasi menurut Stoner
Organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan manajer mengejar tujuan bersama.
Organisasi menurut James D. Mooney
Organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.
Organisasi Menurut Chester I. Bernard
Organisasi merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.
Organisasi adalah suatu wadah atau pun tempat dimana orang-orang dapat bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan. Tanpa adanya organisasi kita akan menjadi kesulitan untuk melaksanakan suatu kerja sama, karena setiap orang tidak akan mengetahui bagaimana cara bekerja sama dalam sebuah organisasi tersebut
1.Pengertian Organisasi Formal
Organisasi formal adalah kumpulan dari dua orang atau lebih yang mengikatkan diri dengan suatu tujuan bersama secara sadar serta dengan hubungan kerja yang rasional. Contoh : Perseroan terbatas, Sekolah, Negara, dan lain sebagainya.
2.Pengertian Organisasi Informal
Organisasi informal adalah kumpulan dari dua orang atau lebih yang telibat pada suatu aktifitas serta tujuan bersama yang tidak disadari. Contoh : Arisan ibu-ibu sekampung, belajar bersama anak-anak sd, kemping ke gunung pangrango rame-rame dengan teman, dan lain-lain.
3.Pengertian Organisasi dalam Arti Statis
Organisasi statis adalah gambaran secara skematis tentang hubungan kerjasama antara orang-orang yang terdapat dalam suatu usaha untuk mencapai sesuatu tujuan.
4.Pengertian Organisasi dalam Arti Dinamis
Organisasi dinamis adalah setiap kegiatan yang berhubungan dengan usaha merencanakan skema organis, mengadakan departemenisasi, menetapkan wewenang, tugas, dan tanggung jawab dari orang-orang di dalam suatu badan/organisasi. Atau di singkat sebagai kegiatan-kegiatan mengorganisir yaitu kegiatan menetapkan susunan organisasi suatu usaha.

Hubungan Manajemen dan Organisasi
Organisasi adalah sebagai alat dari manajemen untuk mencapai tujuan. Manajemen adalah proses kegiatan pencapaian tujuan tujuan melalui kerja sama antar manusia. Rumusan tersebut mengandung pengertian adanya hubungan timbal balik antara kegiatan dan kerjasama di satu pihak dengan tujuan di pihak lain.
Untuk dapat mencapai tujuan tersebut maka perlu dibentuk suatu organisasi yang pada pokoknya secara fungsional dapat diartikan sebagai kelompok manusia yang dipersatukan dalam suatu kerja sama yang efisien untuk mencapai tujuan.

Hubungan Manajemen, Organisasi, dan Tata Kerja
Manajemen adalah proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerja sama antar manusia.
Organisasai adalah alat bagi pencapaian tujuan tersebut dan alat bagi pengelompokkan kerja sama.
Tata Kerja adalah pola cara-cara bagaimana kegiatan dan kerja sama tersebut harus dilaksanakan sehingga tujuan tercapai secara efisien.

Ciri-ciri Organisasi
Ciri-ciri Organisasi adalah:
a.Adanya komponen (atasan dan bawahan)
b.Adanya kerja sama (cooperative yang berstruktur dari sekelompok orang)
c.Adanya tujuan
d.Adanya sasaran
e.Adanya keterikatan format dan tata tertib yang harus ditaati
f.Adanya pendelegasian wewenang dan koordinasi tugas-tugas
g.Organisasi bertambah besar
h.Pengolahan data semakin cepat
i.Penggunaan staf lebih intensif
j.Kecendrungan spesialisasi
k.Adanya prinsip-prinsip atau azas-azas organisasi
l.Unsur-unsur organisasi lebih lengkap

Unsur-unsur Organisasi
a.Manusia (Man)‏
b.Kerjasama
c.Tujuan Bersama
d.Peralatan (Equipment)‏
e.Lingkungan
f.Kekayaan alam
g.Kerangka/Konstruksi Mental Organisasi

Teori Organisasi
1. Teori Organisasi Klasik (Teori Tradisional)‏
Teori klasik (classical theory) berisi konsep-konsep tentang organisasi mulai tahun 1800 (abad 19). Secara umum digambarkan oelh para teoritisi klasik sebagai sangat desentralisasi dan tugas-tugasnya terspesialisasi, serta memberikan petunjuk mekanistik structural yang kaku tidak mengandung kreativitas.
a. Teori Birokrasi
Teori ini dikemukakan oleh Max Weber dalam bukunya “The Protestant Ethic and Spirit of Capitalism. Kata birokrasi mula-mula berasal dari kata legal-rasional. Organisasi itu legal, karena wewenangnya berasal dari seperangkat aturan prosedur dan peranan yang dirumuskan secara jelas, dan organisasi disebut rasional dalam hal penetapan tujuan dan perancangan organisasi untuk mencapai tujuan tersebut.
b. Teori Administrasi
Teori ini sebagian besar dikembangkan atas dasar sumbangan Henri Fayol dan Lyndall Urwick dari Eropa serta Mooney dan Reily dari Amerika.
Henry Fayol industrialis dari Perancis, pada tahun 1841-1925 mengemukakan dan membahas 14 kaidah manajemen yang menjadi dasar perkembangan teori administrasi adalah :
- Pembagian kerja (division of work)
- Wewenang dan tanggung jawab (authorityand responsibility)
- Disiplin (discipline)
- Kesatuan perintah (unity of command)
- Kesatuan pengarahan (unity of direction)
- Mendahulukan kepentingan umum daraipada pribadi
- Balas jasa (remuneration of personnel)
- Sentralisasi (centralization)
- Rantai scalar (scalar chain)
- Aturan (oreder)
- Keadilan (equity)
- Kelanggengan personalia (stability of tenure of personnel)
- Inisiatif (initiative)
- Semangat korps (spirit de corps)
c. Manajemen Ilmiah
Manajemen ilmiah (scientific management) dikembangkan mulai tahun 1900 oleh Frederick Winslow Taylor. Ada 2 pendapat tentang manajemen ilmiah. Pendapat pertama mengatakan manajemen ilmiah adalah penerapan metode ilmiah pada studi, analisa dan pemecahan masalah-masalah organisasi. Pendapat kedua mengatakan manajemen ilmiah adalah seperangkat mekanisme atau teknik “a bag of tricks” untuk meningkatkan efisiensi kerja organisasi.
2. Teori Neo Klasik (Teori Hubungan atau Manusiawi)‏
Teori neoklasik secara sederhana sebagai teori/aliran hubungan manusiawi (The human relation movement). Teori neoklasik dikembangkan atas dasar teori klasik. Anggapan teori ini adalah menekankan pentingnya aspek psikologis dan social karyawan sebagai individu maupun sebagai bagian kelompok kerjanya atas dasar anggapan ini maka teori neoklasik mendifinisikan “suatu organisasi” sebagai sekelompok orang dengan tujuan bersama.
3. Teori Organisasi Modern
Teori modern disebut juga sebagi analisa system pada organisasi merupakan aliran besar ketiga dalam teori organisasi dan manajemen. Teori modern melihat pada semua unsur organisasi sebagai satu kesatuan & saling ketergantungan, yang didalamnya mengemukakan bahwa organisasi bukanlah suatu system tertutup yang berkaitan dengan lingkungan yang stabil, akan tetapi organisasi merupakan system terbuka.

STRUKTUR ORGANISASI DAN PROSES ORGANISASI
Antara struktur organisasi dengan proses organisasi merupakan satu kesatuan dan berkaitan erat. Struktur organisasi adalah susunan komponen-komponen (unit-unit kerja) dalam organisasi.. Struktur organisasi menunjukkan adanya pembagian kerja dan meninjukkan bagaimana fungsi-fungsi atau kegiatan-kegiatan yang berbeda-beda tersebut diintegrasikan (koordinasi). Selain daripada itu struktur organisasi juga menunjukkan spesialisasi-spesialisasi pekerjaan, saluran perintah dan penyampaian laporan.
4 Elemen Struktur organisasi, yaitu:
Empat elemen dalam struktur organisasi yaitu :
1.Adanya spesialisasi kegiatan kerja
2.Adanya standardisasi kegiatan kerja
3.Adanya koordinasi kegiatan kerja
4.Besaran seluruh organisasi
Struktur organisasi (formal) mempunyai 2 muka, yaitu:
1.Model struktur, dalam hal ini kita dapat mempergunakan prinsip-prinsip teori organisasi
2.Dimensi-dimensi dasar struktur, yang akan menetukan kegiatan-kegiatan dan hubungan-hubungan yang harus dilakukan dan tingkat spesialisasi yang dapat diberikan.
Tiga model struktur organisasi yang dikenal, yaitu:
1.Model tradisional
2.Model hubungan manusiawi
3.Model sumber daya manusia
Asas atau Prinsip Organisasi
1.Perumusan dan Penentuan Tujuan
Organisasi dibuat berdasar atas tujuan yang hendak dicapai.
2.Pembagian Kerja
Susunan organisasi dijabarkan dengan aspek pembagian kerja.
3.Pendelegasian Wewenang
Susunan dan struktur organisasi diatur sesuai alur pendelegasian wewenang. sehingga ketegasan pertanggungjawaban jelas.
4.Koordinasi
Susunan organisasi diutamakan pada yang paling mungkin dan paling mudah pengkoordinasiannya.
5.Efisiensi Pengawasan
Ditujukan untuk mempermudah pelaksanaan pengawasan yang efisien.
6.Pengawasan Umum
Agar pengawasan secara menyeluruh dapat mudah dilaksanakan

MACAM ORGANISASI DARI SEGI TUJUAN DAN LUAS WILAYAH
1.Organisasi Niaga
Organisasi yang tujuan utamanya mencari keuntungan.
Macam-macam Organisasi Niaga adalah:
1.Perseroan Terbatas (PT)‏
2.Perseroan Komanditer (CV)‏
3.Firma (FA)‏
4.Koperasi
5.Join Ventura
6.Trus
7.Kontel
8.Holding Company
2.Organisasi Sosial dan Organisasi Kemasyarakatan
Organisasi yang dibentuk oleh anggota masyarakat
Jalur pembentukan organisasi Kemasyarakatan adalah:
a.Jalur Keagamaan
b.Jalur Profesi
c.Jalur Kepemudaan
d.Jalur Kemahasiswaan
e.Jalur Kepartaian & Kekaryaan
3.Organisasi Regional dan Internasional
Organisasi Regional adalah oganisasi yang luas wilayahnya meliputi beberapa negara tertentu saja.
Organisasi Internasional adalah organisasi yang anggota-anggotanya meliputi negara di dunia.

TIPE ORGANISASI
1.Piramida mendatar (flat)‏
ciri-ciri :
a.Jumlah satuan organisasi tidak banyak sehingga tingkat-tingkat hirarki kewenangan sedikit
b.Jumlah pekerja (bawahan) yang harus dikendalikan cukup banyak
c.Format jabatan untuk tingkat pimpinan sedikit karena jumlah pimpinan relatif kecil.
2.Piramida terbalik
Organisasi piramida terbalik salah satu unit dari tipe piramida terbalik ialah jumlah jabata pimpinan lebih besar daripada jumlah pekerja. Organisasi ini hanya cocok untuk organisasi-organisasi yang pengangkatan pegawainya berdasarkan atas jabatan fungsional seperti organisasi-organisasi/lembaga-lembaga penelitian, lembaga-lembaga pendidikan.
3.Tipe Kerucut
ciri-ciri organisasi dari tipe kerucut :
a.Jumlah satuan organisasi banyak sehingga tingkat-tingkat hirarki/kewenangan banyak.
b.Rentang kendali sempit.
c.Pelimpahan wewenang dan tanggungjawab dapat dilakukan sampai kepada pejabat/pimpinan yang bawah/rendah.
d.Jarak antara pimpinan tingkat atas dengan pimpinan tingkat bawah terlalu jauh.
e.Jumlah informasi jabatan cukup besar.

BENTUK ORGANISASI
Memandang organisasi dari segi tata hubungan, wewenang dan tanggung jawab yang ada oleh organisasi.
Bentuk-bentuk organisasi dapat dibedakan atas :
1.Organisasi Garis
Merupakan bentuk organisasi tertua dan paling sederhana, diciptakan oleh Henry Fayol. Ciri-ciri bentuk organisasi ini yaitu organisasinya masih kecil, jumlah karyawan sedikit dan saling mengenal serta spesialisasi kerja belum tinggi.
Kebaikannya :
a.Kesatuan komando terjamin sepenuhnya karena pimpinan berada pada satu tangan.
b.Garis komando berjalan secara tegas, karena pimpinan berhubungan langsung dengan bawahan.
c.Proses pengambilan keputusan cepat.
d.Karyawan yang memiliki kecakapan yang tinggi serta yang rendah dapat segera diketahui, juga karyawan yang rajin dan malas.
Rasa solidaritas tinggi.
Kelemahannya :
a.Seluruh organisasi tergantung pada satu orang saja, apabila dia tidak mampu melaksanakan tugas maka seluruh organisasi akan terancam kehancuran.
b.Adanya kecenderungan pimpinan bertindak secara otokratis.
c.Kesempatan karyawan untuk berkembang terbatas.
2.Organisasi Garis dan Staf
Dianut oleh organisasi besar, daerah kerjanya luas dan mempunyai bidang tugas yang beraneka ragam serta rumit dan jumlah karyawannya banyak. Staf yaitu orang yang ahli dalam bidang tertentu tugasnya memberi nasihat dan saran dalam bidang kepada pejabat pimpinan di dalam organisasi.
Kebaikannya :
a.Dapat digunakan dalam organisasi yang besar maupun kecil, serta apapun tujuan perusahaan.
b.Terdapatnya pembagian tugas antara pimpinan dengan pelaksana sebagai akibat adaya staf ahli.
c.Bakat yang berbeda yang dimiliki oleh setiap karyawan dapat ditentukan menjadi suatu spesiali-sasi.
d.Prinsip penempatan orang yang tepat pada posisi yang tepat pula.
e.Pengambilan keputusan dapat cepat walaupun banyak orang yang diajak berkonsultasi, karena pimpinan masih dalam satu tangan.
f.Koordinasi lebih baik karena adanya pembagian tugas yang terperinci.
g.Semangat kerja bertambah besar karena pekerjaannya disesuaikan dengan bakat dan kemampuan yang dimiliki.
Kelemahannya :
a.Rasa solidaritas menjadi berkurang, karena karyawan menjadi tidak saling mengenal.
b.Perintah-perintah menjadi kabur dengan nasehat dari staf, karena atasan dengan staf dapat terjadi adanya perintah sendiri-sendiri padahal kewenangannya berbeda.
c.Kesatuan komando berkurang.
d.Koordinasi kurang baik pada tingkat staf dapat mengakibatkan adanya hambatan pelaksanaan tugas.
3.Organisasi Fungsional
Organisasi yang disusun atas dasar yang harus dilaksanakan organisasi ini dipakai pada perusahaan yang pembagian tugasnya dapat dibedakan dengan jelas.
Kebaikannya :
a.Pembidangan tugas menjadi lebih jelas.
b.Spesialisasi karyawan lebih efektif dan dikembangkan.
c.Solidaritas kerja, semangat kerja karyawan tinggi.
d.Koordinasi berjalan lancar dan tertib.
Kelemahannya :
a.Karyawan terlalu memperhatikan bidang spesialisasi sendiri saja
b.Koordinasi menyeluruh sukar dilaksanakan.
c.Menimbulkan rasa kelompok yang sangat sempit dari bagian yang sama sehingga sering timbul konflik.
4.Organisasi Panitia
Organisasi dibentuk hanya untuk sementara waktu saja, setelah tugas selesai maka selesailah organisasi tersebut.
Kebaikannya :
a.Segala keputusan dipertimbangkan masak-masak dalam pembahasan yang dalam dan terperinci.
b.Kemungkinan pimpinan bertindak otoriter sangat kecil.
c.Koordinasi kerja telah dibahas oleh suatu team.
Kelemahannya :
a.Proses pengambilan keputusan memerlukan diskusi yang berlarut-larut yang menghambat pelaksanaan tugas.
b.Tanggung jawabnya tidak jelas, karena tanggung jawabnya sama.
c.Kreatifitas karyawan terhambat dan sukar untuk dikembangkan, karena faktor kreatifitas lebih dipentingkan.
5.Lini Dan Staf
Staf tugasnya memberi layanan dan nasehat kepada manajer dalam pelaksanaan suatu kegiatan. Staf didalam melaksanakan fungsinya tidak secara langsung terlibat dalam kegiatan utama perusahaan atau organisasi. Tugas yang dilakukan oleh ini merupakan tugas-tugas pokok dari suatu organisasi atau perusahaan. Dalam pengetatan yang harus dibuat oleh organisasi dalam saat yang kritis ditentukan oleh pilihan terhadap departemen lini atau staff ini tergantung dari situasi yang dihadapi. Kualifikasi yang harus dipenuhi oleh orang yang duduk sebagai taf yaitu dengan menganalisa melalui metode kuisioner, metode observasi, metode wawancara atau dengan menggabungkan ketiganya. Baishline mengajukan enam pokok kualifikasi yang harus dipengaruhi oleh seorang staf yaitu :
1.Pengetahuan yang luas tempat diamana dia bekerja
2.Punya sifat kesetiaan tenaga yang besar, kesehatan yang baik, inisiatif, pertimbangan yang baik dan kepandaian yang ramah.
3.Punya semangat kerja sama yang ramah
4.Kestabilan emosi dan tingkat laku yang sopan.
5.Kesederhanaan
6.Kemauan baik dan optimis
Kualifikasi utama yaitu memiliki keahlian pada bidangnya dan punya loyalitas yang tinggi. Konsekkuensi organisasi yang menggunakan staf yaitu menambah biaya administrasi struktur orgasisasi menjadi komplek dan kekuasaan, tanggung jawab serta akuntabilitas.
Wewenang lini ( Lini Authority )
Yaitu atasan langsung memberi wewenang kepada bawahannya, wujudnya dalam wewenang perintah dan tercermin sebagai rantai perintah yang diturunkan ke bawahan melalui tingkatan organisasi.

T A T A H U B U N G A N K E R J A

II.C. Tata Hubungan Kerja PDF Print E-mail
1. Pengelolaan Kegiatan Program

Hubungan kerja antara lembaga dan instansi yang terlibat dalam pelaksanaan program dapat dilihat dari arus bawah (desa) sampai ke tingkat nasional atas dasar fungsi-fungsi manajemen, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengendalian. Sesuai dengan konsepsi program PIDRA yang mengembangkan sistem partisipatif maka dasar-dasar pengelolaan program akan dimulai dari arus bawah ke atas sebagai suatu proses manajerial partisipatif. Tata hubungan kerja ini dilihat berdasarkan hubungan hirarkis, vertikal dan horisontal menurut fungsi organisasi yang dilaksanakan secara koordinatif maupun partisipatif.

1.1. Tingkat Desa

Desa merupakan lokasi ditumbuhkan kelompok mandiri dan pengembangan usaha koperatip program yang bermanfaat bagi sasaran program itu sendiri. Setiap desa yang diseleksi sejak tahun 2001 dibentuk dan dikembangkan kelompok dan kelompok usaha produktip paling banyak 10 kelompok, sebagai wadah kerjasama anggota dan kerjasama antar kelompok. Berdasarkan kriteria tertentu seleksi KK miskin anggota kelompok dan pengembangan usaha kelompok dilaksanakan oleh fasilitator LSM dan PPL/PTL berdasarkan kerjasama yang saling menguatkan dengan menggunakan metode Partisipatif.

Disamping itu fasilitator LSM dan PPL secara bersama sama membantu kelompok dalam membangun usaha koperasi, akses transaksi pembelian dan penjualan sarana produksi, hasil produksi, perbaikan mutu dan promosi produk, melakukan demplot, menyelenggarakan kursus dan pelatihan, pemasaran hasil, sekolah lapang, pengelolaan pelestarian lingkungan secara partisipatif dan lain-lain. Selain ditumbuhkan kelompok mandiri desa maka secara partisipatif dibentuk kader relawan atau Volunteer Community Organiser (VCO) yang berfungsi sebagai penghubung antara kelompok dengan Fasilitator LSM dan PPL/PTL. Melalui Organisasi kelompok, relawan tersebut juga duduk mewakili kelompok dalam Komisi Pelaksana Kabupaten, yang akan berperan mewakili kepentingan kelompok dibidang bantuan program pada aspek sosial, ekonomi dan pembangunan prasarana.

Fasilitator LSM dan PPL melakukan pendampingan dalam proses pembentukan Lembaga Pembangunan Desa( LPD) yang menjembatani fasilitasi program dalam pembangunan desa pelaksana program dengan berkoordinasi bersama LKMD/BPD dan Kepala Desa dimana kelompok ditumbuhkan. Fasilitasi kelompok akan dikembangkan untuk melaksanakan perencanaan partisipatif pembangunan desa pelaksana program dalam desa tersebut yang merupakan bagian dari pelaksanaan kegiatan yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Wilayah Desa (RPWD)/RKAT Desa.

Proses kegiatan pendampingan didesa oleh Fasilitator LSM dan PTL adalah membangun kemampuan manajerial kelompok dengan kegiatan monitoring dan evaluasi secara partisipatif (PME). Kegiatan PME oleh kelompok akan menjadi tanggungjawab fasilitator LSM dan PPL/PTL sebagai arus dan mekanisme pelaporan dari kelompok, desa ke tingkat kabupaten, propinsi dan pusat.

1.2. Tingkat Kabupaten
Di tingkat Kabupaten terdapat 4 instansi/kelembagaan yang terlibat langsung dalam manajemen program yaitu;
  • Kepala Kantor Bimas Ketahanan Pangan/Kepala Dinas Pertanian sebagai
  • Executing Agency;
  • Manajer Program Kabupaten sebagai penanggungjawab operasional pelaksana program;
  • Manajer LSM Pelaksana sebagai penanggungjawab operasional pelaksana program dalam penguatan kelembagaan masyarakat dan jender dan sebagai mitra kerja manajer program Kabupaten;
  • Komisi Pelaksana Program sebagai wadah koordinasi dan konsolidasi kebijakan operasional dalam implementasi komponen program dari berbagai fungsi instansi/lembaga terkait untuk efektivitas dan efisiensi pelaksana program;
  • Kepala Kantor Bimas Ketahanan Pangan/Kepala Dinas Pertanian bertanggungjawab secara keseluruhan berfungsinya pelaksanaan program, yang mempunyai hubungan langsung secara strutural dengan Manajer Program. Sedangkan dengan anggota komisi Pelaksana Program Kepala Kantor/Dinas kabupaten memiliki hubungan Koordinatif dan konsultatif. Meskipun Komisi Pelaksana Program berperan memberikan rekomendasi kepada Manajer Program, tetapi mekanisme penyampaian rekomendasi dan tindak lanjutnya melalui Kepala Kantor Badan Ketahanan Pangan/Kepala Dinas Pertanian. Manajer Program bertanggung jawab penuh dalam mencapai keluaran dan dampak implementasi kegiatan fisik maupun pembiayaan program . Dalam pengelolaan kegiatan dan anggaran Manajer Program Kabupaten adalah bertanggung jawab dalam implementasi fisik dan pendanaan ditingkat kabupaten dan sasaran kelompok binaan. Manajer LSM Pelaksana bertanggung jawab penuh dalam pengelolaan kegiatan yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya dan penbiayaannya didasarkan atas perjanjian kontrak yang mengikat dengan koordinator program propinsi.
1.3. Tingkat Propinsi

Terdapat 3 instansi/kelembagaan di propinsi yang terlibat dalam pengelolaan program yaitu :
  • Kepala Kantor Bimas Ketahanan Pangan/Kepala Kantor Ketahanan Pangan;
  • Koordinator Program Propinsi;
  • Komisi Teknis Program;
Kepala Kantor Bimas Ketahanan Pangan/Ketahanan Pangan Propinsi bertanggungjawab mengkoordinasikan seluruh instansi /kelembagaan tersebut agar pelaksanaan program dapat berjalan baik.

Koordinator program Propinsi bertugas mengkoordinasikan seluruh kegiatan dipropinsi maupun kabupaten baik yang dilakukan oleh para Manajer Program, Manajer LSM yang bekerja berdasarkan hubungan fungsional dengan Koordinator Propinsi. Dalam kegiatan penyusunan rencana kerja dan anggaran yang dituangkan dalam DIPA dan LKAKL Koordinator Program Propinsi bertanggung jawab mengkonsolidasikan kegiatan dan pembiayaan program sesuai dengan kebijakan dan rancangan program tahunan yang akan disampaikan ke Koordinator Program Nasional. Koordinator program propinsi berkewajiban melakukan supervisi, monitoring, evaluasi dan pelaporan kemajuan kegiatan komponen program ditingkat propinsi maupun di tingkat kabupaten didukung oleh peran instansi terkait dan lembaga non pemerintah didaerah.

1.4. Tingkat Nasional

Di tingkat nasional dukungan institusi terkait dalam pelaksanaan koordinasi program meliputi berbagai instansi yang terdiri dari:
  • Kepala Badan Ketahanan Pangan sebagai Executing Agency
  • Keanggotaan Komisi Pengarah Program Nasional Program PIDRA;
  • Direktorat Jenderal Anggaran dan Perbendaharaan Negara memfasilitasi pembiayaan dan penarikan dana LOAN ke lembaga IFAD;
  • Bappenas sebagai penanggungjawab dalam koordinasi perencanaan pembangunan program secara nasional.
Instansi kelembagaan tersebut dapat dikelompokkan ke dalam 3 kategori yang mewakili kepentingan dari unsur-unsur pelaksana, wakil Pemerintah Republik Indonesia sebagai peminjam dan lembaga IFAD sebagai pemberi pinjaman. Pengelolaan pinjaman LOAN menjadi tanggungjawab Kepala Badan Ketahanan Pangan selaku Executing Agency. Namun secara operasional sehari-hari melalui Sekretariat Koordinator Pelaksana Program Nasional bertugas menyelaraskan ketatalaksanaan kegiatan program dari tingkat pusat sampai ditingkat lapang dengan memperhatikan ketentuan ketentuan yang telah disepakati antara Pemerintah RI dengan IFAD dalam perjanjian LOAN No. 539 ID.

Secara umum struktur organisasi pelaksana Program PIDRA tahun 2005 mengikuti alur sebagai mana.

Implementasi fungsi Manajemen

Diarsipkan di bawah: Tugas — joejoe @ 19:39

Dalam Manajemen terdapat fungsi-fungsi manajemen yang terkait erat di dalamnya. Pada umumnya ada empat (4) fungsi manajemen yang banyak dikenal masyarakat yaitu fungsi perencanaan (planning), fungsi pengorganisasian (organizing), fungsi pengarahan (directing) dan fungsi pengendalian (controlling). Untuk fungsi pengorganisasian terdapat pula fungsi staffing (pembentukan staf).

Pengertian masing-masing fungsi Manajemen:

1. Fungsi Perencanaan / Planning
Fungsi perencanaan adalah suatu kegiatan membuat tujuan perusahaan dan diikuti dengan membuat berbagai rencana untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan tersebut.

2. Fungsi Pengorganisasian / Organizing
Fungsi perngorganisasian adalah suatu kegiatan pengaturan pada sumber daya manusia dan sumberdaya fisik lain yang dimiliki perusahaan untuk menjalankan rencana yang telah ditetapkan serta menggapai tujuan perusahaan.

3. Fungsi Pengarahan / Directing
Fungsi pengarahan adalah suatu fungsi kepemimpinan manajer untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi kerja secara maksimal serta menciptakan lingkungan kerja yang sehat, dinamis, dan lain sebagainya.

4. Fungsi Pengendalian / Controling
Fungsi pengendalian adalah suatu aktivitas menilai kinerja berdasarkan standar yang telah dibuat untuk kemudian dibuat perubahan atau perbaikan jika diperlukan.


Pengertian dan Arti dari Teori Neo Klasik

Teori ini di kemukakan oleh Elton Mayo. Teori termasuk penemuan besar pada awal tahun 1950-an . Hasil terpenting terjadi selama eksperimen penerangan lampu. Semula para peneliti menganggap bahwa semakin baik penerangan, semakin tinggi hasil pekerja.

Maka mereka memutuskan untuk mengadakan suatu ruangan eksperimen dengan berbagai kondisi penerangan dan suatu ruangan control dengan kondisi cahaya yang konstan . Dua kelompok pekerja di pilih untuk melakukan pekerjan mereka di dua tempat yang berbeda . Melalui suatu periode waktu penerangan di ruangan eksperimen di tambah hingga intensitas yang menyilaukan dan kemudian dikurangi hingga tingkat dimana cahaya tidak ada . Hasilnya adalah sebagai berikut :

Ketika banyaknya penerangan bertambah, bertambah juga efisiensi pekerja diruangan eksperimen;tetapi efisiensi pekerja diruangan control juga bertambah . Ketika cahaya berkurang diruangan test,efisiensi kelompok tes dan juga kelompok control bertambah dengn perlahan tetapi mantap. Ketika penerangan setaraf dengn penerangan tiga lilin diruangn tes, para operator memprotes , mengatakan bahwa mereka hamper tidak dapat melihat apa yang sedang mereka lakukan : pada saat itu angka produksi berkurabg. Hingga saat itu para pekerja dapat mempertahankan efisiensi meskipun terdapat hambatan.

Hasil eksperimen penerangan cahaya membangkitkan minat para peneliti, juga minat terhadap manajemen. Maka dari tahun 1927 hingga1929, sebuah tim peneliti terkemuka mengukur pengaruh dan berbagai kondisi kerja terhadap produktifitas pegawai. Hasilnya juga sesuai dengan eksperimen penerangn, terlepas dari kondisi kondisi kerja, produksi bertambah.

Para peneliti juga berkesimpulan bahwa hasil yang luar biasa bahkan menakjubkan itu terjadi karena enam orang dalam ruangan eksperimen itu menjadi sebuah tim, yang hubungan anggota- anggotanya dalam kelompok berperan lebih penting dalam meningkatkan moral dan produktifitas mereka terlepas dan apakah kondisi- kondisi kerja tersebut baik atau buruk

Para peneliti juga berkesimpulan bahwa para operator tidak mengetahui mengapa mereka dapat bekerj lebih produktif diruangan tes , namun ada felling memeng bahwa “hasil yang lebih baik berkaitan dengan kondisi – kondisi kerja yang lebih menyengkan , lebih bebas dan juga lebih membahagiakan”

Dua kesimpulan yang berkembang dan studi Hawthorne tersebut sering disebut Efek Hawthorne ( the HAUTHORNE EFEK) :

  • Perhatian terhadap orang-orang boleh jadi mengubah sikap dan perilaku mereka
  • Moral dan produktifitas dapat meningkatkan apabila para pegawai mempunyai kesenpatan untuk berinteraksi satu sama lainnya.

Mayo, kemudian (1945) menulis suatu ulasan mengenai minat para spesialis komunikasi terhadap analisis organisasi:

Suatu kritik terhadap pergerakan ini terlalu asyik dengan orang- orang dan hubungan- hubungan mereka dan mengabaikan keseluruhan sumber daya organisasi dan anggota- anggotanya. Suatu keinginan memberikan respons terhadap kebutuhan- kebutuhan pribadi dan organisasi telah menjadi suatu konsekuensi yang signifikan dari dasar-dasar yang telah diletakan teoritis terdahulu mengenai perilaku . Dewasa ini terdapat perbedaan yang penting antara pengembangan hubungan manusiawi yang baik dan pengembangan sumbberdaya manusia dalam suatu organisasi .Komunikasi organisasi mencoba memberikan latar belakang guna mengembangkan kualitas sumber daya manusia dalam suatu organisasi, tidak hanya mengembangkan kualitas h Teori klasik dan neoklasik diatas disebut pandangan close system. Maksudnya tumbuh dan berkembangnya manajemen didasarkan atas kemampuan internal organisasi. Dan kemampuan internal organisasilah yang mempengaruhi organisasi lain.

Teori klasik dan neoklasik diatas disebut pandangan close system. Maksudnya tumbuh dan berkembangnya manajemen didasarkan atas kemampuan internal organisasi. Dan kemampuan internal organisasilah yang mempengaruhi organisasi



SUMBER GOOGLE.COM

Senin, 04 Januari 2010

tutorial blog

Cara Setting Blog

Bagi para sobat yang baru membuat blog, ada beberapa settingan / pengaturan yang harus di lakukan agar blog kita bisa di kenali mesin pencari semisal Google,yahoo, Msn serta teman-temannya yang lain. Bila belum tahu apa yang harus di setting, silahkan ikuti langkah-langkahnya :
  1. Silahkan sobat Login ke blogger.com dengan user name dan password milik sobat
  2. Klik judul blog yang mau di setting ( jika sobat sudah mempunyai beberapa blog)
  3. Klik Pengaturan, trus klik Dasar. Beberapa form yang harus di isi pada menu Dasar :
  • Judul ⇒ isi dengan judul blog sobat. Contoh : Blogspot Tutorial
  • Uraian ⇒ isi dengan deskripsi blog sobat. Contoh : disini kita akan berbagi pengalaman dan pengetahuan seputar Blog
  • Tambahkan blog Anda ke daftar kami? ⇒ pilih ya agar setiap posting kita selalu masuk di daftar Blogger.com.
  • Biarkan mesin pencari menemukan blog Anda? ⇒ pilih ya
  • Tampilkan Editing Cepat di Blog Anda? ⇒ pilih Ya
  • Tampilkan Link Posting Email? ⇒ Sebaiknya pilih ya, tapi pilih tidak juga tidak apa-apa
  • Konten Dewasa? ⇒ Pilih tidak. Kalau pilih ya berarti blog anda di anggap blog untuk dewasa (semacam blog porno)
  • Tampilkan Mode Compose untuk semua blog Anda? ⇒ pilih Ya
  • Aktifkan transliterasi? ⇒ pilih Tidak, jika anda ingin ada button untuk mengubah biasa ke hurup hindi (India), pilih ya jika sebaliknya)
  • Klik tombol Simpan Pengaturan . Selesai
4. Klik Publikasi untuk mengatur menu Publikasi :
  • Alamat Blog*Spot ⇒ isi dengan nama blog sobat. Contoh : kolom-tutorial. Biasanya alamat yang tercantum adalah langsung alamat blog anda, jadi jangan di ubah aja.
  • Klik tombolSimpan pengaturan. Selesai
5. Klik Format untuk mengatur menu format :
  • Tampilkan ⇒ pilih angka posting yang ingin anda tampilkan. Missal : Tampilkan : 6 posting, berarti posting yang akan tampil di halaman blog sobat adalah sebanyak enam posting. Pilih posting (jangan hari) pada menu pulldown.
  • Format Header Tanggal ⇒ pilih model tanggal/bulan yang anda sukai, Format tanggal/bulan ini akan selalu muncul diatas postingan kita.
  • Format tanggal Index Arsip ⇒ pilih model untuk peng-arsip-an yang anda sukai.
  • Format Timestamp ⇒ Pilih bentuk waktu yang anda sukai.
  • Zona Waktu ⇒ Pilih zona waktu yang sesuai. Contoh untuk WIB : [UTC-+7.00]Asia/Jakarta.
  • Bahasa ⇒ Pilih bahasa yang di inginkan.
  • Tampilkan Field judul ⇒ Pilih ya
  • atau tidakpun tidak apa-apa
  • Tampilkan kolom link ⇒ pilih ya, tapi seandainya pilih tidak juga tidak apa-apa.
  • Aktifkan perataan float ⇒ pilih ya, tapi seandainya mau pilih tidak juga tidak apa-apa
  • Klik tombol Simpan Pengaturan. Selesai
6. Klik Komentar Untuk mengatur menu komentar :
  • Komentar ⇒ pilih tampilkan, ini agar artikel anda dapat di komentari oleh pengunjung
  • Siapa yang Bisa Berkomentar ? ⇒ Pilih Siapa pun - termasuk Pengguna Anonim. Ini di maksudkan agar setiap orang bisa berkomentar tidak terbatas kepada anggota blogspot saja.
  • Default Komentar untuk Posting ⇒ pilih Posting baru memiliki komentar.
  • Link balik ⇒ Pilih tampilkan. Ini dimaksudkan agar kita mengetahui apabila ada yang memasang link pada artikel kita.
  • Default Link Balik untuk Posting ⇒ pilih Posting baru Memiliki Link Balik.
  • Format Timestamp Komentar ⇒ pilih format jam yg singkat. Contoh: 8.00 PM.
  • Tampilkan komentar dalam sebuah window popup? ⇒ pilih Ya. Supaya ketika di klik oleh pengunjung, halaman blog anda tidak menghilang/tertimpa halaman komntar.
  • Aktifkan moderasi komentar? ⇒ pilih Tidak (sebaiknya).
  • Tampilkan verifikasi kata untuk komentar? ⇒ pilih Ya. ini di maksudkan agar terhindar dari software robot dengan tujuan melakukan spam.
  • Tampilkan gambar profil dalam komentar? ⇒ pilih ya. Supaya gambar komentator yg punya id blogger, dapat menampilkan fotonya.
  • Email Pemberitahuan Komentar ⇒ isi dg alamat email anda, ini di maksudkan agar setiap ada yang berkomentar pada artikel anda, anda dapat kiriman email dari blogger.com sebagai pemberitahuan.
  • Klik tombol Simpan Pengaturan. Selesai
7. Klik Arsipkan Untuk mengatur menu Arsipkan :
  • Frekuensi Arsip ⇒ pilih Bulanan.
  • Aktifkan Halaman Posting? ⇒ pilih ya.
  • Klik tombol Simpan Pengaturan . Selesai.
8. Klik Fedd Situs untuk mengatur menu feed situs :
  • Izinkan Feed Blog ⇒ pilih Penuh.
  • Posting URL Pengubahan Arah Feed ⇒ di isi dengan alamat feed penggati semisal alamat feed dari feed burner, jika belum punya, di kosongkan saja.
  • Footer Feed Posting ⇒ Silahkan di isi dengan kode iklan yang anda punya, misal kode iklan dari Google adsense dsb, namun jika tidak punya, silahkan kosongkan saja.
  • Klik tombol Simpan Perubahan. Selesai.
Satu pekerjaan sudah selesai, tinggal menyongsong pekerjaan lainnya..



sumber goggle.com

Selasa, 29 Desember 2009

gimana c cara ngurusin badan


Gimana Cara Ngurusin Badan Dengan Cepat ?!
usia saya 19 thn dengan TB/BB : 165/66. saya ingin menurunkan BB saya sekitar 10kg lagi.Yang ingin saya tanyakan, diet apakah yang cocok dengan saya?makanan apa saja yang bisa saya makan dlm program diet? saya berharap bisa mencapai target BB saya yg baru tsb, dalam jangka waktu 2 bulan. apakah itu mungkin? saya sering erobik, tapi itupun 2 minggu 3 kali.sebenarnya saya malas berolahraga.sebab jika saya berolahraga, nafsu makan saya bertambah besar. (saya pernah fitness selama 1 tahun, tapi tidak ada perubahan dgn BB saya).mohon saran dari dokter.sebelumnya saya ucapkan terima kasih.

Jawaban :
, Sebelumnya kami di mediasehat.com meminta maaf atas keterlambatan jawaban konsultasi . Dilihat dari tinggi badan (TB), sebenarnya berat badan (BB) tubuh ananda masih tergolong normal. Kami mengetahui bahwa ada 2 rumus perhitungan berat badan. BB normal = TB - 100 BB ideal = (TB - 100) x 10 %(TB - 100) ada juga yang perhitungan BB ideal-nya = (TB - 110) + [(TB - 110)x 10 %] Tapi kalau memang ananda berkeinginan mendapatkan berat badan ideal sih boleh-boleh saja. Cara aman menurunkan berat badan dengan cara mengubah pola makannya saja. Makan tepat pada waktunya, cobalah dalam 1 bulan melakukan diet dengan cara mengurangi porsi makan 1/2 secara bertahap dari setiap apa yang dimakan contohnya nasi, lauk-pauk nabati, hewani, dsb. Kecuali porsi sayuran 2x dari porsi nasi. Selain itu kurangi makanan gorengan, makanan yg berlemak tinggi, dan hindari ngemil makanan cemilan yang mengandung banyak kalori. Kalau pun mau ngemil, ya... ngemil buah-buahan saja, tapi juga harus buah-buahan yang banyak mengandung vitamin, mineral dan air (bukan yang berkarbohidrat, seperti alpukat, mangga, nangka ataupun durian). Olahraga secara teratur seharusnya bisa membantu. Tapi kalau ananda bilang, setelah olah raga, nafsu makan ananda malah bertambah besar, itu sama saja tidak menyelesaikan masalah. Memang setelah olah raga, tubuh kita 'demand' asupan makanan untuk mengganti suplai makanan tersimpan yang terbakar untuk kebutuhan energi saat olah raga, tapi tidak lantas kita "membalas dendam" dengan makan banyak. Biasanya setelah olah raga, seseorang punya kebiasaan minum susu. Apakah ananda juga minum susu setelah olah raga ? Dan masa' susu ini tidak bisa "mengganjal" perut ? Sebenarnya ada produk yang disebut "energi-bar". Produk ini menggandung nilai protein yang tinggi, tapi rendah lemak. "Energi-Bar" telah sangat populer di kalangan para olahragawan, mereka memakannya setelah berolah raga dan ini benar-benar bisa menggantikan kalori yang telah terpakai untuk olah raga dalam tubuh kita. Kami rasa, produk ini telah banyak dijual di pasaran, kami sarankan ananda juga coba. Atau bisa juga coba susu kedelai. Susu ini sangat kaya protein. Yang penting dalam langkah mengurangi berat badan adalah penahanan diri dan kedisplinan. Kalau ananda tidak disiplin dan tidak bisa menahan diri terhadap rasa lapar, maka bagaimana ananda bisa langsing ? Coba merubah pola makan, seperti yang telah kami sarankan di atas, dan juga menu makan. Kurangi makanan-minuman dengan kandungan karbohidrat, kalori dan lemak tinggi. Kurangi porsi makan ananda setiap harinya. Tapi ingat lakukan pengurangan porsi ini secara bertahap, jangan langsung. Ananda malah bisa makin lapar karena tubuh ananda "kaget" dan belum terbiasa dengan perubahan. Jika dijalani secara teratur diet dan olah raga, mudah-mudahan dalam 1 bulan ada efeknya bagi tubuh menjadi turun beratnya. Oke, demikian jawaban dari kami, semoga ini bermanfaat bagi ananda.
sumber google.com

blog atlet


Bulutangkis atau badminton adalah suatu olahraga raket yang dimainkan oleh dua orang (untuk tunggal) atau dua pasangan (untuk ganda) yang saling berlawanan.

Mirip dengan tenis, bulutangkis bertujuan memukul bola permainan ("kok" atau "shuttlecock") melewati jaring agar jatuh di bidang permainan lawan yang sudah ditentukan dan berusaha mencegah lawan melakukan hal yang sama.



Partai

Lapangan bulutangkis

Ada lima partai yang biasa dimainkan dalam bulutangkis, yaitu:

  1. Tunggal putra
  2. Tunggal putri
  3. Ganda putra
  4. Ganda putri
  5. Ganda campuran

[sunting] Lapangan dan jaring

Lapangan bulutangkis berbentuk persegi panjang dan mempunyai ukuran seperti terlihat pada gambar. Garis-garis yang ada mempunyai ketebalan 40 mm dan harus berwarna kontras terhadap warna lapangan. Warna yang disarankan untuk garis adalah putih atau kuning. Permukaan lapangan disarankan terbuat dari kayu atau bahan sintetis yg lunak. Permukaan lapangan yang terbuat dari beton atau bahan sintetik yang keras sangat tidak dianjurkan karena dapat mengakibatkan cedera pada pemain. Jaring setinggi 1,55 m berada tepat di tengah lapangan. Jaring harus berwarna gelap kecuali bibir jaring yang mempunyai ketebalan 75 mm harus berwarna putih.

[sunting] Perlengkapan

  • Raket

Secara tradisional raket dibuat dari kayu. Kemudian aluminium atau logam ringan lainnya menjadi bahan yang dipilih. Kini, hampir semua raket bulutangkis profesional berkomposisikan komposit serat karbon (plastik bertulang grafit). Serat karbon memiliki kekuatan hebat terhadap perbandingan berat, kaku, dan memberi perpindahan energi kinetik yang hebat. Namun, sejumlah model rendahan masih menggunakan baja atau aluminium untuk sebagian atau keseluruhan raket.

  • Senar

Mungkin salah satu dari bagian yang paling diperhatikan dalam bulutangkis adalah senar nya. Jenis senar berbeda memiliki ciri-ciri tanggap berlainan. Keawetan secara umum bervariasi dengan kinerja. Kebanyakan senar berketebalan 21 ukuran dan diuntai dengan ketegangan 18 sampai 30+ lb. Kesukaan pribadi sang pemain memainkan peran yang kuat dalam seleksi senar.

  • Kok

Kok adalah bola yang digunakan dalam olahraga bulutangkis, terbuat dari rangkaian bulu angsa yang disusun membentuk kerucut terbuka, dengan pangkal berbentuk setengah bola yang terbuat dari gabus. Dalam latihan atau pertandingan tidak resmi digunakan juga kok dari pelastik.

  • Sepatu

Karena percepatan sepanjang lapangan sangatlah penting, para pemain membutuhkan pegangan dengan lantai yang maksimal pada setiap saat. Sepatu bulutangkis membutuhkan sol karet untuk cengkraman yang baik, dinding sisi yang bertulang agar tahan lama selama tarik-menarik, dan teknologi penyebaran goncangan untuk melompat; bulutangkis mengakibatkan agak banyak stres (ketegangan) pada lutut dan pergelangan kaki.

[sunting] Memainkan bulutangkis

Area permainan

Tiap pemain atau pasangan mengambil posisi berseberangan pada kedua sisi jaring di lapangan bulutangkis.

Permainan dimulai dengan salah satu pemain melakukan servis.

Tujuan permainan adalah untuk memukul sebuah kok menggunakan raket, melewati jaring ke wilayah lawan, sampai lawan tidak dapat mengembalikannya kembali. Area permainan berbeda untuk partai tunggal dan ganda, seperti yang diperlihatkan pada gambar. Bila kok jatuh di luar area tersebut maka kok dikatakan "keluar". Setiap kali pemain/pasangan tidak dapat mengembalikan kok (karena menyangkut di jaring atau keluar lapangan) maka lawannya akan memperoleh poin.

Permainan berakhir bila salah satu pemain/pasangan telah meraih sejumlah poin tertentu.

[sunting] Servis

Area servis

Servis dilakukan dari satu sisi lapangan (kiri atau kanan) menyilang menyeberangi jaring ke area lawan. Partai tunggal dan ganda memiliki area servis yang berbeda seperti yang diilustrasikan pada gambar. Bila kok jatuh di luar area tersebut maka kok dinyatakan "keluar" dan poin untuk penerima servis.

Posisi kiri atau kanan tempat servis dilakukan ditentukan dari jumlah poin yang telah dikumpulkan oleh pemain yang akan melakukan servis. Posisi kanan untuk jumlah poin genap dan posisi kiri untuk jumlah poin ganjil. Servis dari posisi kanan juga dilakukan saat jumlah poin masih nol.

Pada set pertama pemain/pasangan yang melakukan servis untuk pertam kali ditentukan dengan undian, sedangkan untuk set berikutnya dilakukan oleh pemenang dari set sebelumnya.

Untuk partai ganda, beberapa peraturan berbeda diterapkan untuk perhitungan poin menggunakan sistem pindah bola dan sistem reli poin:

[sunting] Sistem pindah bola

  • Sebelum pertandingan dimulai, harus ditentukan salah seorang pemain dari tiap-tiap pasangan sebagai "orang pertama". Pilihan ini berlaku untuk setiap set yang dimainkan.
  • Jumlah poin genap atau ganjil menentukan posisi "orang pertama" saat melakukan servis.
  • Setiap pasangan pempunyai dua kali kesempatan servis (masing-masing untuk tiap pemain) sebelum pindah bola, kecuali servis pertama pada tiap-tiap awal set tidak mendapat kesempatan kedua.
  • Saat pindah bola, servis pertama selalu dilakukan oleh pemain yang berada di sebelah kanan, bukan oleh "orang pertama".

[sunting] Sistem reli poin

  • Setiap pasangan hanya mendapat satu kali kesempatan servis, tidak ada servis kedua.
  • Servis dilakukan oleh pemain yang posisinya sesuai dengan poin yang telah diraih oleh pasangan tersebut.
  • Pemain yang sama akan terus melakukan servis sampai poin berikutnya diraih oleh lawan.

[sunting] Sistem perhitungan poin

Sejak Mei 2006, pada kejuaraan resmi seluruh partai menggunakan sistem perhitungan 3x21 reli poin. Pemenang adalah pemain/pasangan yang telah memenangkan dua set.

[sunting] Sejarah

Permainan Battledore and Shuttlecock pada tahun 1854

Olah raga yang dimainkan dengan kok dan raket, kemungkinan berkembang di Mesir kuno sekitar 2000 tahun lalu tetapi juga disebut-sebut di India dan Republik Rakyat Cina.

Nenek moyang terdininya diperkirakan ialah sebuah permainan Tionghoa, Jianzi yang melibatkan penggunaan kok tetapi tanpa raket. Alih-alih, objeknya dimanipulasi dengan kaki. Objek/misi permainan ini adalah untuk menjaga kok agar tidak menyentuh tanah selama mungkin tanpa menggunakan tangan.

Di Inggris sejak zaman pertengahan permainan anak-anak yang disebut Battledores dan Shuttlecocks sangat populer. Anak-anak pada waktu itu biasanya akan memakai dayung/tongkat (Battledores) dan bersiasat bersama untuk menjaga kok tetap di udara dan mencegahnya dari menyentuh tanah. Ini cukup populer untuk menjadi nuansa harian di jalan-jalan London pada tahun 1854 ketika majalah Punch mempublikasikan kartun untuk ini.

Penduduk Inggris membawa permainan ini ke Jepang, Republik Rakyat Cina, dan Siam (sekarang Thailand) selagi mereka mengolonisasi Asia. Ini kemudian dengan segera menjadi permainan anak-anak di wilayah setempat mereka.

Olah raga kompetitif bulutangkis diciptakan oleh petugas Tentara Britania di Pune, India pada abad ke-19 saat mereka menambahkan jaring dan memainkannya secara bersaingan. Oleh sebab kota Pune dikenal sebelumnya sebagai Poona, permainan tersebut juga dikenali sebagai Poona pada masa itu.

Para tentara membawa permainan itu kembali ke Inggris pada 1850-an. Olah raga ini mendapatkan namanya yang sekarang pada 1860 dalam sebuah pamflet oleh Isaac Spratt, seorang penyalur mainan Inggris, berjudul "Badminton Battledore - a new game" ("Battledore Bulutangkis - sebuah permainan baru"). Ini melukiskan permainan tersebut dimainkan di Gedung Badminton (Badminton House), estat Duke of Beaufort's di Gloucestershire, Inggris.

Rencengan peraturan yang pertama ditulis oleh Klub Badminton Bath pada 1877. Asosiasi Bulutangkis Inggris dibentuk pada 1893 dan kejuaraan internasional pertamanya berunjuk-gigi pertama kali pada 1899 dengan Kejuaraan All England.

Bulutangkis menjadi sebuah olah raga populer di dunia, terutama di wilayah Asia Timur dan Tenggara, yang saat ini mendominasi olah raga ini, dan di negara-negara Skandinavia.

[sunting] Induk organisasi

International Badminton Federation (IBF) didirikan pada 1934 dan membukukan Inggris, Irlandia, Skotlandia, Wales, Denmark, Belanda, Kanada, Selandia Baru, dan Prancis sebagai anggota-anggota pelopornya. India bergabung sebagai afiliat pada 1936. Pada IBF Extraordinary General Meeting di Madrid, Spanyol, September 2006, usulan untuk mengubah nama International Badminton Federation menjadi Badminton World Federation (BWF) diterima dengan suara bulat oleh seluruh 206 delegasi yang hadir.

Olah raga ini menjadi olah raga Olimpiade Musim Panas di Olimpiade Barcelona tahun 1992. Indonesia dan Korea Selatan sama-sama memperoleh masing-masing dua medali emas tahun itu.



sumber wikipedia.com